WEALTH

When wealth is lost, nothing is lost; when health is lost, something is lost; when character is lost, all is lost.

SEEKING

The real voyage of discovery consists not in seeking new landscapes, but in having new eyes.

SMOKE

One may have a blazing hearth in one's soul and yet no one ever came to sit by it. Passers-by see only a wisp of smoke from the chimney and continue on their way.

WEAPON

The most valuable possession you can own is an open heart. The most powerful weapon you can be is an instrument of peace.

SORENESS

Holding on to anger, resentment and hurt only gives you tense muscles, a headache and a sore jaw from clenching your teeth. Forgiveness gives you back the laughter and the lightness in your life.

Kamis, 18 Agustus 2011

ta[NYA]ta ; Mimpi!


ta[NYA]ta ; Mimpi!
Sebuah Cerpen Oleh : DENYJOE

Saya tak bisa tidur.
Saya tak bisa tidur.
Saya mau tidur!!!

Sungguh, ini adalah dunia nyata tapi tak ada hal yang nyata jika menderita insomnia. Segalanya terasa jauh, jauh sekali bahkan lebih jauh dari beberapa rasi dan gugusan bintang yang saya pelajari dalam ilmu tata surya. Segalanya terasa berulang-ulang, berulang dan berulang, lihatlah arlojimu! Jarumnya terus saja berputar, dari angka satu ke angka dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas, dan dua belas lalu kembali ke satu. Selalu saja begitu! Membosankan!!

Mungkinkah saya harus membuat angka tiga belas dan seterusnya saat jarum arlojimu ada di angka dua belas dan hendak kembali ke angka satu dan berulang??
Mungkinkah saya harus membuat hari baru setelah hari sabtu agar tak kembali lagi kehari minggu dan berulang??
Mungkinkah saya harus membuat bulan baru setelah bulan desember agar tak kembali lagi ke bulan januari??
Tapi anehnya tahun tak pernah berulang, selalu bertambah, terus terakumulasi, terus dan terus sampai akhirnya tanpa saya sadari umurku telah bertambah tua. saya yakin kau juga! Dia juga! Kalian Juga! Mereka Juga! Semuanya juga!!!

Saya kadang iri melihat kalian terlelap tidur dan terbuai dalam mimpi kalian, meski pada akhirnya saya puas tertawa ketika melihat beberapa diantara kalian yang dengan susah payah mengingat mimpi indahnya ketika baru saja terjaga.
“ Sumpah,, tadi mimpi gue indah banget!!! Tapi apa ya???”
“ Gila,, tadi perempuan dimimpi gue cantik banget!! Tapi siapa ya??”
“Hmm… tadi makanan di mimpi gue enak banget!!! Tapi makanan apa ya??”
“Aduuuhhhh… apa ya tadi?”
“ Iya nih.. itu siapa ya???”
“ Dimana ya makanan itu?”
“KAMI TAK BISA MENGINGATNYA!”

Haha…haha…haha….

Saya tak bisa tidur.
Saya tak bisa tidur.
Saya mau tidur!!!

Saya lebih merasa diuntungkan, ini kelebihan buat saya, ini anugrah, ini menyenangkan. Saya bisa terjaga lebih lama, artinya saya punya porsi lebih untuk menikmati dunia nyata ini ketika kalian di tipu dunia dengan buai mimpi-mimpi semu kalian dalam tidur.

“ gue menghabiskannya dengan pornografi!!!”
“ gue menghabiskannya dengan nongkrong!!”
“ gue menghabiskannya dengan main game!!”
“ gue menghabiskannya dengan diam saja!!”
“GOBLOK!!!! KENAPA DI HABISKAN!!!”

Terus terang saya sangat jengah denagan jawaban mereka, sebuah keterpurukan yang dibentuk sosialita modern yang apatis!! Tidak adakah diantara kalian yang menghabiskan terjaganya dengan berfikir?? berfikir maju!! berfikir cerdas!! berfikir kritis dan solusioner!!
Lihatlah!! seluruh generasi memompa gas, mengerami pabrik, menunggu meja. Atau parahnya jadi budak berdasi. Iklan membuat kita mengejar handphone, gadget, mobil dan pakaian bahkan makanan. Mengerjakan pekerjaan yang sama sekali tidak kita sukai bahkan benci, agar kita bisa beli barang dan dapatkan apa yang sebenarnya tak kita butuhkan hanya sebatas gengsi, bukan fungsi.

“ Hey!!!! Kita adalah anak-anak sejarah, tanpa tujuan atau tempat. Tak ada perang besar. Tak ada depresi ekonomi. Perang besar kita adalah perang rohani. Depresi terbesar kita adalah
hidup kita sendiri. Kita dibesarkan oleh televisi untuk percaya...
...___bahwa suatu hari bisa menjadi jutawan dan bintang film dan bintang rock____
Tapi sebenarnya tidak!!! Dan ketika kita perlahan mempelajari fakta itu. kita menjadi sangat marah.!!!”

Saya tak bisa tidur.
Saya tak bisa tidur.
Saya mau tidur!!!

Mimpi mereka yang selalu terdengar mengasyikan membuat saya merasa kalau insomniaku ini adalah sebuah kutukan, saya ingin bermimpi seperti mereka!! Tapi sesaat mata saya hendak memejam, kafein dalam perut saya berontak, dan akhirnya kembali terbelabak. Dewasa ini memang bukannya zaman pelayaran si KAPAL API, bukan pula zaman buta huruf yang setia mengeja ABC, ini zaman bintang!!!! Ini PLANET STARBUCK!! Mungkin tepatnya ada di antara kerlip bintang yang sedang saya pandangi malam ini. Saya melihatnya nyata, tapi kenapa saya selalu bertanya? Apakah bintang itu nyata ada? Apakah tanya ini bisa membuat bintang itu nyata? Mata saya memang bisa menangkap kilaunya, tapi tangan saya kenapa tak dapat meraihnya?

“Bukankah kau pernah belajar ilmu tata surya?”
“Iya”
“Bukankah kau pernah melihatnya nyata?”
“iya”
“Bukankah kau pernah mendengarnya nyata?”
“iya”
“Bukankah kau peraih nilai tertinggi ilmu pengetahuan alam disekolah?”
“iya”
“Lalu kenapa kau mempertanyakan yang nyata ada?”

Saya memulai eksplorasi untuk menyatakan apa yang saya tanyakan, bintang memang selalu ada dan terlihat dalam malam cerah, agak samar dalam malam pekat, dan hilang dalam siang, padahal bintang tetap ada!! Kafein yang aku minum melalui bercangkir-cangkir kopi sebelumnya semakin mengusik mata untuk semakin membuka fikir apakah yang dapat saya simpulkan dalam insomnia kali ini, saya tak ingin kesimpulan saya tentang pornografi, tentang nongkrong, tentang maen game, atau bahkan tentang diam! Saya juga tak ingin menyimpulkan sesuatu yang spektakuler tapi sesaat nanti saya lupa apa yang telah saya simpulkan seperti mereka lupa akan mimpinya setelah terjaga!

Saya tak bisa tidur.
Saya tak bisa tidur.
Saya mau tidur!!!

Ini pasti hari Jumat, orang kantor itu memakai baju batik, anak sekolah itu memakai baju pramuka, sama seperti jumat minggu lalu, jumat bulan lalu, atau mungkin jumat tahun lalu. Bosan!!!!!! Semua seperi gasing, semua seperti roda becak, semua seperti kipas angin, semua seperti baling-baling helikopter, semua seperti rotor mesin diesel, semuanya sama! Terus saja berputar dan berulang.
Sepertinya saya butuh pergi ke luar kota untuk sekedar berlibur, mendinginkan kepala dari rotasi pertanyaan yang tak pernah berhenti mempertanyakan hal yang tak nyata. Pergi kepantai mungkin sebuah solusi, ada air seluas mata memandang, debur ombak yang bising tak bernotasi namun menenangkan, ada perempauan-perempuan berjemur dengan busung dada dan ngilu bokong berbikini.

Akhir minggu ini mungkin saya akan menyatakan, khayal saya untuk ke pantai. Relaksasi dari superpolusi kota, bising deru mesin kota, bau apek sampah kota. Berharap dapatkan Udara segar pantai, merdu debur ombak, dan wangi air laut.

“celana kolor?”
“ada!”
“ Kaos oblong?”
“ada!”
“Sunblock?”
“ada!”
“Kamera?”
“ada!”
“BERANGKATTTT!!!”

Saya tak bisa tidur.
Saya tak bisa tidur.
Saya mau tidur!!!

Sebentar lagi matahari mulai mengintip disela pagi, dan saya masih saja belum bisa tidur. Sebelum matahari perlahan lahan merangkak membelah angkasa, saya rasa saya harus sesegera mungkin berangkat menuju pantai impian, pantai dengan segala keindahannya, pantai dengan segala hiruk pikuknya.

“Wooowww… pantaiiiii…… ahahayyy…. Akhirnya saya bisa bebas juga dari belenggu penat saya, keinginan tidur saya, mimpi saya, pertanyaan saya, dan kenyataan saya!!!”
BYYUUUURRRRR!!!!!!!

Telapak kaki saya basah, betis saya basah, celana saya basah, baju saya basah, tangan saya basah, leher saya basah, kepala saya juga basah…. Semuanya basah!

“DENYYYYY…… BANGUNN!!!!!!!! KAMU ITU KALAU TIDUR GA TAU WAKTU!! MAU BANGUN JAM BERAPA KAMU?? BUKANNYA HARI INI ADA KULIAH PAGI?? MAU BERANGKAT JAM BERAPA?? INI UDAH SIANG!!! KAMU ITU KEBIASAAN, MALAM-MALAM BUKANYA TIDUR MALAH BEGADANG!! GILIRAN SURUH BANGUN AJA SUSAH, HARUS DI GUYUR DULU PAKE AIR BARU BANGUN!! AYOOO CEPETAN BANGUN!!!!!!!!!!”

Damn!!! Suara itu sangat saya tahu, saya sangat hapal suara itu, Mmm..Aaa...Mmm.Iiii…Hhh… mamiiihhhh!!!!!!!! waduhhhh… kacau nih..saya dan tempat tidurk saya jadi basah kuyup begini…

“IYA MIH….. INI JUGA BANGUN!!!!”
……….
Saya tak bisa tidur.
Saya tak bisa tidur.
Saya mau tidur!!!..........
……….
Saya tak bisa bangun.
Saya tak bisa bangun.
Saya mau tidur lagi!!!..........

Denyjoe@Gudang Kubus Minggu ke 3 Agustus 2011