Kamis, 26 Maret 2015

SEMOGA


SEMOGA

Memulai hari ini dengan sebuah kata ‘Semoga’.
Tak pernah nalar menau syaratkah akan makna.
Bimbang arah megalir seiring desing kereta butut di stasiun yang kumuh.
Aku merangkul dada sesak, memulai tuk tak mengeluh.

Sesaat matahari merangkak, kembali terucap kata ‘Semoga’.
Mengerut dahi yang bergaris, tapi logika kenapa mencerna.
Telapak kaki tak bergerak terbawa arus sesak manusia.
Aku angkatkan tangan, mungkinkah kan menyerah?.
SEMOGA TIDAK!.


Denyjoe : 09 Januari 2011

0 komentar: